Change management adalah sebuah pendekatan terstruktur yang berfungsi untuk memonitor, mengukur dan memastikan apakah perubahaan sudah di implementasi dengan baik. Dampak dari perubahan-perubahan yang dilakukan diharapkan dapat memberi keuntungan bagi perusahaan. Ada beberapa konsep atau framework mengenai change management, salah satunya adalah dari Unilever. Unilever adalah sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Rotterdam, Belanda dan London, Inggris yang dikenal sebagai salah satu perusahaan paling tua di dunia yang menjual produknya ke lebih dari 190 negara sebagai produsen makanan, minuman, pembersih, dan juga perawatan tubuh. Perusahan ini memiliki konsep 5 tahapan dalam perubahan perilaku dalam konteks change management.
Change management adalah sebuah pendekatan terstruktur yang berfungsi untuk memonitor, mengukur dan memastikan apakah perubahaan sudah di implementasi dengan baik. Dampak dari perubahan-perubahan yang dilakukan diharapkan dapat memberi keuntungan bagi perusahaan. Ada beberapa konsep atau framework mengenai change management, salah satunya adalah dari Unilever. Unilever adalah sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Rotterdam, Belanda dan London, Inggris yang dikenal sebagai salah satu perusahaan paling tua di dunia yang menjual produknya ke lebih dari 190 negara sebagai produsen makanan, minuman, pembersih, dan juga perawatan tubuh. Perusahan ini memiliki konsep 5 tahapan dalam perubahan perilaku dalam konteks change management.
Menurut model 5 levers of behavioral change ini, Ada tiga faktor yang harus diperhatihkan dalam membangun sebuah perilaku baru, yang pertama adalah faktor rintangan. Faktor ini mempelajari hal apa yang membuat orang berhenti untuk mengadopsi perilaku yang baru. Dengan mengidentifikasi hal tersebut, maka perusahaan dapat mencari solusi agar perilaku baru dapat dengan mudah diadopsi oleh karyawan.
Faktor kedua yang harus diperhatikan adalah faktor pemicu. Pemicu di sini berarti perusahaan harus mencari solusi bagaimana karyawan dapat memulai menerapkan perilaku baru. Dan yang ketiga adalah motivator, yang berfungsi dalam menjaga konsistensi atau menerapkan metode bagaimana membuat karyawan tetap menggunakan perilaku yang baru.
Setelah itu, kita dapat mengaplikasikan lima tahap perubahan perilaku, yaitu:
1. Make it understood – Perusahaan sebelumnya harus memastikan apakah karyawan sudah mengetahui tentang perilaku apa saja yang harus diubah. Selain itu perusahaan juga harus meyakinkan kepada karyawan bahwa hal tersebut sangat relevan dengan kehidupan atau kepentingan diri mereka. Di tahap ini, upaya untuk membangkitkan kesadaran dan meningkatkan tingkat pemahaman dilakukan dengan serius sehingga perubahan perilaku mudah diterima bagi karyawan.
2. Make it Easy – Karyawan sebaiknya harus mengetahui apa yang harus dilakukan dan merasa yakin dalam mengerjakannya. Mereka juga harus dapat melihat keselarasan dalam kehidupan mereka dalam mengadopsi perilaku baru. Orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang sederhana (tidak rumit). Faktor kenyamanan dan keyakinan (confidence) sangat berpengaruh bagi mereka. Jika sebuah program perubahan memiliki kurva belajar yang panjang (long learning curve), maka dampaknya akan rendah terhadap perubahan perilaku.
3. Make it desirable – Perusahaan harus membuat perubahan perilaku itu menjadi sesuatu yang diinginkan oleh karyawan. Pertanyaan yang harus dijawab adalah, apakah dengan merubah perilaku baru tersebut karyawan akan merasa sesuai dengan aktualisasi diri mereka? Apakah sesuai dengan pandangan orang lain terhadap mereka? Tahapan ini adalah mengenai ‘self and society’ dimana perubahan perilaku juga memiliki aspek emosional.
4. Make it rewarding. Pertanyaan yang harus dihadapi adalah, apakah orang-orang mengetahui ketika mereka melakukan perilaku yang ‘benar’? Apakah mereka mendapatkan semacam penghargaan ? Tahapan ini menekankan pada bukti dan imbalan. Perusahaan memberikan semacam reward jika perubahan perilaku berhasil dilaksanakan.
5. Make it a habit. Perubahan perilaku diharapkan tidak hanya dapat berjalan satu kali saja. Jika sekali orang membuat perubahan, apa yang akan kita lakukan untuk membantu mereka tetap mempertahankan nya? Tahap ini adalah tahap reinforcing dan reminding. Karena satu perubahan perilaku bukanlah tujuan dari inovasi. Perusahaan ingin semua karyawan tetap mempertahankan perubahan perilaku secara terus menerus, sehingga menjadi nantinya akan menjadi sebuah kebiasaan.
Dengan mengaplikasikan kelima tahap perubahan perilaku tersebut di atas, tujuan dari salah satu tools knowledge management ini (change management) akan mudah tercapai.






29 comments
Honestly BajiLive is way cleaner than I expected for what it is 🙂 @bajilivenet.com/
Quick pros:
+ Fast loading times
+ Works great on mobile
+ Easy navigation
+ Customer service responds quick
777 bit
Way better than what I was using before, 777Bet just feels more streamlined and the whole experience is smoother. I’m not going back to that other site, honestly its no competision.
References:
How do you play jacks
References:
http://kriminal-ohlyad.com.ua
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
поставить свечку в храме онлайн
Convert USDT to BTC with Confidence
Understanding the USDT to BTC Exchange Process
Converting USDT to BTC involves a few key steps that facilitate the swap between these two distinct cryptocurrencies. USDT, a stablecoin, aims to maintain a 1:1 peg with the US dollar, providing stability. Bitcoin, on the other hand, is a decentralized digital currency known for its volatility and store-of-value properties. The exchange process essentially involves selling your USDT and simultaneously buying BTC at the prevailing market rate.
online casino apk download malaysia
Pendekatan terstruktur untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat penting agar dampaknya benar-benar dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Menarik juga bahwa artikel ini mengangkat Unilever sebagai contoh perusahaan multinasional dalam penerapan change management.
bangau 88
Pendekatan change management yang menekankan pemantauan dan pengukuran ini penting agar perubahan tidak berhenti pada tahap perencanaan saja. Contoh konsep dari Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional dapat mengelola perubahan secara terstruktur demi menghasilkan dampak yang menguntungkan.
Pendekatan terstruktur untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat penting agar manfaatnya bagi perusahaan dapat terlihat secara nyata. Contoh Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional menerapkan konsep change management dalam skala besar.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
online casino apk download malaysia
online casino Malaysia
Penjelasan tentang change management sebagai proses untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat relevan, terutama ketika dikaitkan dengan pendekatan Unilever. Akan lebih menarik jika artikel juga membahas contoh nyata penerapan konsep tersebut dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan.
Penjelasan tentang change management sebagai proses untuk memonitor dan mengukur keberhasilan implementasi perubahan sangat relevan bagi perusahaan. Contoh pendekatan Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional dapat mengelola perubahan secara terstruktur agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
Pendekatan terstruktur untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat penting agar dampaknya benar-benar memberi keuntungan bagi perusahaan. Menarik juga melihat Unilever sebagai contoh perusahaan multinasional yang menerapkan konsep change management dalam skala besar.
Pendekatan terstruktur untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan memang penting agar dampaknya dapat dievaluasi secara nyata bagi perusahaan. Contoh konsep change management dari Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional mengelola perubahan secara sistematis.
Pendekatan yang menekankan pemantauan dan pengukuran ini penting agar perubahan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar memberi dampak bagi perusahaan. Menarik juga melihat Unilever sebagai contoh perusahaan multinasional yang menerapkan konsep change management secara terstruktur.
Pendekatan yang menekankan pemantauan dan pengukuran ini penting agar implementasi perubahan tidak berhenti pada tahap perencanaan saja. Contoh Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional besar dapat menerapkan konsep change management secara terstruktur untuk menghasilkan manfaat bisnis.
Pendekatan terstruktur dalam change management penting untuk memonitor dan mengukur apakah perubahan benar-benar sudah diterapkan dengan baik. Contoh Unilever juga menarik karena menunjukkan bagaimana perusahaan multinasional dapat mengelola perubahan untuk menghasilkan keuntungan bisnis.
bill of materials fashion
software]
WavePLM is a modern PLM software that helps fashion and apparel brands manage product development from concept to production, reducing time-to-market and minimising errors across teams and suppliers.
lifecycle management software]
WavePLM delivers end-to-end product lifecycle management software for apparel brands, covering tech packs, BOM, samples, and supplier collaboration in one unified platform.
PLM]
Teams using WavePLM as their fashion PLM report faster collection launches and fewer costly mistakes, thanks to centralised data and real-time collaboration between design, sourcing, and production.
PLM system]
An apparel PLM system like WavePLM replaces scattered spreadsheets and email chains with structured workflows, giving every stakeholder a single source of truth for product data.
for fashion brands]
WavePLM is built as a PLM for fashion brands of all sizes — from emerging labels to global retailers — offering flexible modules that adapt to your development process.
lifecycle management for apparel]
Implementing product lifecycle management for apparel with WavePLM helps brands cut development cycles, control costs, and maintain quality across multiple seasons and collections.
PLM software]
WavePLM clothing PLM software streamlines the entire product journey: from initial sketch and material selection through sampling, costing, and final production handoff.
product development software]
As fashion product development software, WavePLM connects designers, buyers, and suppliers on one platform, ensuring everyone works from the same approved data at every stage.
system for manufacturers]
WavePLM operates as a PLM system for manufacturers and brands alike, providing structured data exchange and collaborative tools that bridge the gap between design intent and factory output.
PLM software]
Garment PLM software from WavePLM covers the full development lifecycle — colorways, grading, BOM, costing, and calendar management — in one integrated environment.
pack software]
WavePLM tech pack software allows designers to build accurate, detailed tech packs that are instantly accessible to suppliers, reducing back-and-forth and speeding up sample approval.
management software]
With WavePLM BOM management software, teams maintain live, version-controlled bills of materials linked directly to styles, colours, and seasons — eliminating duplicate data entry.
management software]
WavePLM sample management software tracks every sample request, revision, and approval stage, giving merchandisers full visibility into where each style stands in the development process.
collaboration PLM]
WavePLM supplier collaboration PLM gives vendors secure access to specs, comments, and approvals — reducing email volume and accelerating the feedback loop between brands and factories.
management software]
WavePLM collection management software helps brands plan and execute seasonal assortments with clarity, linking every style to calendar milestones, budgets, and responsible owners.
cloud software]
WavePLM cloud PLM software means your team can access product data, update specs, and approve samples from anywhere — no on-premise servers required, with enterprise-grade security.
management PLM]
WavePLM material management PLM lets sourcing teams build a central library of fabrics, trims, and components that designers can search, reuse, and assign directly to new styles.
industry software]
WavePLM is purpose-built fashion industry software, not a generic tool adapted for apparel — every module reflects the real workflows of design, merchandising, sourcing, and production teams.
data management fashion]
Centralised product data management for fashion with WavePLM eliminates version conflicts and keeps specifications, images, and approvals linked to the correct style throughout development.
Pendekatan change management yang menekankan pemantauan, pengukuran, dan memastikan implementasi perubahan berjalan baik sangat relevan bagi perusahaan besar seperti Unilever. Menarik untuk melihat bagaimana konsep tersebut membantu memastikan perubahan benar-benar memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Konsep change management yang menekankan pemantauan, pengukuran, dan memastikan implementasi perubahan berjalan baik sangat relevan bagi perusahaan besar seperti Unilever. Pendekatan terstruktur ini membantu memastikan setiap perubahan benar-benar memberikan keuntungan yang terukur bagi perusahaan.
Pendekatan yang menekankan pemantauan dan pengukuran ini penting agar perubahan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan dan memberi manfaat bagi perusahaan. Menarik juga melihat Unilever sebagai salah satu contoh konsep change management dalam artikel ini.
Penjelasan tentang change management sebagai proses untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat relevan, terutama ketika dikaitkan dengan konsep yang diterapkan Unilever. Menarik untuk melihat bagaimana pendekatan tersebut membantu memastikan perubahan benar-benar memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Pendekatan terstruktur untuk memonitor dan mengukur implementasi perubahan sangat penting agar dampaknya benar-benar dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Menarik juga melihat Unilever dijadikan contoh, mengingat pengalaman perusahaan multinasional ini dalam mengelola perubahan di berbagai pasar.